Tetap Bina Semangat CHYBK

Menjadi Utusan dengan Semangat CHYBK
Xavetta mempunyai program bersama di dalam mengawali pembelajaran semester 2 tahun pelajaran 2016- 2017 yaitu Retret di Ngisonando ( Lampung) . Kegiatan tersebut dilaksanakan dari tanggal 3 sampai dengan 6 Januari 2017.
Pagi itu, Selasa 3 Januari 2017 para Guru dan Karyawan berkumpul di Sekolah Lapangan Hatta Semua Guru dan Karyawan TK, SD, dan SMP yang mengikuti Retret pergi ke Lampung dengan kendaraan mobil pariwisata Epa Star. Mobil yang disediakan ada dua, dan di setiap mobil dibagi antara Guru / karyawan dari TK, SD, dan SMP dengan sama banyak. Tujuannya supaya terjalin keakraban antar guru dan karyawan. Walaupun terpisah kami selalu senang dan gembira.
Pada pukul 20.00 semua sampai Ngisonando dengan selamat. Di sana para guru dan karyawan mencari kamar yang masing – masing kamar berisi 3 orang.
Pagi harinya Rabu, 4 Januari 2017 tepatnya pukul 06.00 para guru / karyawan mulai mengikuti kegiatan yang diawali dengan doa bersama, sarapan. Tepat pukul 08.00 retret dimulai dengan nara sumber Bapak Fidelis Waruwu, M.Sc.Ed.
Retret yang diselenggarakan oleh Lembaga Miryam ini bertemakan “ Membangun Itegrita Diri sebagai Utusan dalam Semangat CHYBK “.
Pada kesempatan ini, Bapak Fidelis Waruwu, M.Sc.Ed . menurut beliau setiap ciptaan memiliki nilai kehidupan . Pada manusia, nilai itu berupa kemampuan psikhis (berpikir, merasa dan bertindak). Setiap anak adalah “Roh Tuhan” oleh karena itu, saya akan melayaninya dengan sebaik-baiknya, dengan penuh kesabaran, seolah-olah melayani Tuhan.
Menurut beliau (Bapak Fidelis Waruwu, M.Sc.Ed .), hanya ada satu nilai kodrat yaitu “ Cinta Kasih “. Cinta kasih merupakan hukum yang utama. Cinta kasih membuat kita bersatu, cinta kasih untuk menghadirkan / menghidupkan nilai – nilai yang lain, misalnya berbagi, tanggungjawab, kebersamaan, kesetiaan, kepedulian, kepekaan, menolong, kerja keras, keberanian, berkorban, memberi harapan, murah hati.
Setiap anak yang lahir mempunyai nilai positif. Nilai positif ini akan menjadi negatif karena pengaruh dari lingkungan. Nilai positif ini harus dilakukan secara baik, terus menerus sehingga menjadi sebuah kebiasaan. Kebiasaan yang sangat menonjol, diulangi pada berbagai kondisi dan situasi. Sifat yang sangat menonjol, melekat pada diri (pola pikir, pola rasa, pola laku).
Nilai positif yang sudah ada ini harus selalu disiram. Jadi tugas para orang tua dan semua yang ada di lingkungan sekolah adalah memberikan pengaruh yang positif sehingga anak menjadi manusia yang memiliki potensi yang utuh/ baik, menjadi manusia yang berbuah, dan menjadi manusia yang tidak tahu menjadi tahu.
Setiap guru/ karayawan juga diajak untuk mengenal diri sendiri dengan cara meminta pada teman- teman dari TK, SD, Smp, para Suster, dari Guru bidang studi dengan cara menuliskan pendapat mereka nilai positif apakah yang dimiliki saya ? Setelah membaca nilai positif tersebut, maka setiap orang akan merasa lebih percaya diri, bahagia, merasa diterima, dan dihargai. Rasa percaya diri inilah yang membuat orang berpikiran positif. Jika anak diberi kepercayaan maka anak juga akan memiliki rasa percaya diri yang tinggi , bisa berpikir positif, merasa dirinya memiliki kemampuan, sehingga anak- anak lebih berani tampil untuk menunjukkkan kemampuannya.
Kegiatan selanjutnya , para Guru/ Karyawan dibagi menjadi beberapa kelompok untuk merumuskan bagaimana guru / karyawan yang baik atau tidak baik. Hasil diskusi mencapai rumusan ciri Guru/Karyawan yang baik : memiliki penampilan yang baik, sabar, bisa bersahabat dengan anak didik, berani mengakui kesalahan, ramah, jujur, tidak otoriter, profesional, kreatif, disiplin, kreatif, inovatif, selalu berpikir positif, adil, tidak pilih kasih, mau menerima masukan, tanggungjawab, berdoa sebelum bekerja, bisa menjadi teladan, mengenal karakter anak didik, memahami keadaaan anak didik, menguasai materi, komunikatif, pekerja keras, membuat murid percaya diri, tepat waktu. Hasil diskusi tersebut sudah diperbanyak untuk semua Guru/ Karyawan Xavetta dan diletakkan di atas meja masing- masing untuk bahan refleksi.
Hari berikutnya Kamis, 5 Januari 2017 kegiatan dilanjutkan dibawah bimbingan Sr Elisa HK. Saat itu kami, yang terbagi menjadi tiga rayon, TK, SD, SMP, menentukan nilai karakter apa yang akan ditonjolkan dari masing – masing jenjang.
Dari TK, mereka akan melatihkan kemandirian pada anak . Mulai semester kedua , Guru, karyawan akan piket, ada yang bertugas di depan menjemput anak- anak TK yang datang , dan ada yang menunggu anak – anak di atas. Semua kegiatan tersebut akan difoto .anak akan berlatih sendiri menyimpan barang milikinya dengan cara memberi lebel pada tas , tempat makanan, dan bos minum. Guru akan mengenalkan suasana kelas yang rapi kepada anak, dan anak diminta untuk meninggalkan kelas juga dalam keadaan rapi.
Dari SD akan melatih kepedulian kepada anak- anak. Kegiatan peduli dimulai dari kelas satu hingga kelas enam. Kepedulian diperkenalkan dari awal masuk semester kedua. Anak diajak untuk peduli terhadap benda – benda di kelasnya masing- masing dan meletakkan sesuai tempatnya. Anak juga diajak untuk peduli kepada kebersihan kelas, lingkungan sekolah. Bila ada pensil, buku, dan alat tulis yang terjatuh anak dilatih dengan cara mengambilkan atau memberitahukan temannya bahwa barang tersebut miliknya. Melatih anak untuk bersikap ramah, sopan kepada guru / karayawan , serta teman di sekolah atau semua orang yang ada di lingkungan sekolah dengan tetap pembiasaan 5 S dan 4 kata bijak. Kegiatan tersebut akan dikonfirmasikan kepada pimpinan masing – masing setiap hari Sabtu. Sr Elisa HK berharap apa yang sudah direncanakan dapat dilaksanakan di lingkup masing- masing, dan semoga membawa kebaikan bagi semuanya.
Pada hari Jumat, 6 Januari 2017 semua guru/ Karyawan , Kepala Sekolah di Unit Xavetta berlibur bersama di pantai Elty. Suasana tersebut semakin mempererat persaudaraan . Di sana ada yang bermain di air, ada yang berfoto- foto, ada yang bermain sepeda, ada yang mencari kerang, dan ada yang hanya duduk- duduk di bawah pohon karena sudah penat. Pukul 12.00 mereka semua ke Ngisonando untuk beristirahat dahulu. Tepat pukul 16.00 kembali naik ke mobil untuk melanjutkan perjalanan ke Palembang. Puji Tuhan para Guru / Karyawan Xavetta sampai dengan selamat keesokkan harinya tepat pukul 05.00 .
Sayonara. Semangat kebersamaan ini semoga bermanfaat bagi kemajuan Xavetta.

20170106_084709

Comments are closed.