JUMAT CERIA DI XAVETTA

Hari Jumat adalah hari yang penuh keceriaan  bagi peserta didik  Xavetta, karena mereka bebas dalam mengikuti kegiatan ekstra kurikuler sesuai pilihan. Ada peserta voli, karate, menari, sepak bola, atau senam INLA. Ada juga eksktra kurikuler koor, ensamble musik dan catur. Kegiatan ekskul setiap hari Jumat wajib diikuti oleh seluruh peserta didik. Karena ekskul beragam peserta didik bebas memilih. Setiap cabang ekskul didampingi oleh guru-guru di Xavetta.

Betapa gembira melihat ekpresi anak-anak ketika jam ekskul tiba. Mereka bebas berkaktivitas baik di lapangan sekolah ataupun ruangan yang ada. Lapangan yang luas di Xavetta dihiasi warna warni kegiatan. Keceriaan sungguh tampak di wajah-wajah anak-anak.

Ekskul sepak bola dan voli menjadi pilihan menarik di Xavetta. Bp. Aji salah satu pendamping ekskul sepak bola dan Pak Davin mendampingi eksul Voli.

Peserta sepak bola diikuti peserta didik kelas 1-6 di Xavetta. Maka ketika latihan dibedakan sesuai jenjang usia. Peserta kelas 5 dan 6 bergabung jadi satu, demikian juga kelas 1 dan kelas 2 ada yang sudah hobi bermain sepak bola.

Olah raga sepak bola merupakan bagian dari keceriaan anak Xavetta. Selain membina bakat dan mental anak, melalui olah raga sepak bola juga melatih jiwa sportivitas mereka. Suatu ketika guru/pelatih sepak bola sudah mulai mencoba untuk mengikut sertakan anak Xavetta mengikuti turnamen di luar sekolah. Ternyata anak Xavetta menyambut dengan gembira. Latihan demi latihan mereka lakukan dengan penuh semangat. Berkompetisi dalam bidang olah raga selalu dilakukan tim sepak bola Xavetta. Selain sepak bola juga tak kalah menarik bagi anak Xavetta yaitu futsal. Salah Satu  anggota tim sepak bola Xavetta menuturkan,” Sangat senang ikut permainan sepak bola dan permainan futsal. Selain bisa berolah raga bebas di lapangan juga dapat menambah teman bermain,” ungkap Weyhan Klas 5 A “Tian, Rio, Nathan, Marvel, Gabriel, dan Rizky adalah teman bermain di lapangan sekolah Xavetta”, tambahnya.

Jiwa lapang dada dan sikap sportivitas dapat berkembang memalui kegiatan olah raga, terutama saat bertanding di lapangan. Jika anak-anak kurang memiliki ketahanan fisik dan mental pasti akan mempengaruhi aktivitas. Harapan dari guru pendamping ekskul anak xavetta dapat memiliki kemampuan dan keterampilan sesuai bakat dan keinginan. Harapan ke depan bisa muncul pemain bola yang handal sehingga dapat mengharumkan nama keluarga Xavetta.

Comments are closed.